Tampilkan postingan dengan label Boarding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Boarding. Tampilkan semua postingan

Ketinggalan Pesawat ? ▶ Ini Prosedur Yang Harus Dilakukan

Anda pernah ketinggalan pesawat di bandara? Tentu ini hal yang menyesakkan. Ikuti prosedur berikut sebagai solusi anda jika ketinggalan pesawat. Apapun pesawat anda, baik Garuda, Citilink, Air Asia, Lion Air, dll.

Ada banyak sekali alasan  seseorang bisa ketinggalan mengejar pesawat. Bisa saja ia bangun kesiangan karena alarm tak berbunyi. Atau mungkin saja kemacetan di jalan menghambat seseorang sampai bandara tepat waktu. Apalagi jika Anda tinggal di kota besar seperti Jakarta dan Bandung.

Jika sudah begini, banyak orang bingung. Apa yang harus dilakukan jika pesawat telah lepas landas.
Jika Anda salah satu penumpang yang sedang kurang beruntung sehingga harus kehilangan pesawat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Prosedur Jika Ketinggalan Pesawat


Prosedur Jika Ketinggalan Pesawat yang Bisa Anda Ikuti :


1. Bersikap Tenang


Rasa sedih dan penyesalan mungkin akan menghantui Anda. Jangan bersedih terlalu lama. Saat tahu pesawat Anda telah lepas landas. Duduklah dan tenangkan hati. Jika hati tak tenang, akan sulit untuk berfikir dan mencari jalan keluar. Pikiran yang tenang dapat membuat solusi lebih mudah didapat. Usap air mata dan berdamailah dengan diri Anda. Anda hanya sedang menjalani hari yang tidak sesuai rencana saja.

2. Hubungi Pihak Maskapai


Menghubungi pihak maskapai pesawat adalah hal yang selanjutnya harus Anda lakukan. Anda bisa datang ke counter maskapai ataupun menghubungi call center maskapai.
Tanyakan kepada pihak penerbangan apakah ada refund atas persitiwa ketinggalan pesawat yang barusan Anda alami. Memang, umumnya tiket yang terbeli dan tidak terpakai umumnya hangus alias tak bisa direfund.
Jika memang tak bisa direfund, maka tanyakan apakah ada tiket penerbangan selanjutnya yang masih bisa dibeli. Syukur-syukur ada potongan diskon khusus untuk Anda.
Saat peak season, akan sedikit susah mendapatkan tiket penerbangan jika membeli secara mendadak. Namun, pihak penerbangan lah yang paling mengetahui tentang persedian seat penerbangan.

3. Beli Tiket


Jika ternyata ada tiket tersisa di penerbangan selanjutnya, segeralah membeli. Jangan buang-buang waktu karena waktu Anda sangat terbatas. Kecuali, jika Anda ingin membeli untuk hari lain. Saat ini pembelian tiket bisa dilakukan secara online ataupaun di travel agen.
Di bandara pun tersedia mesin ATM sehingga pembayaran atas pembelian tiket bisa langsung dilakukan. Agar lebih praktis, belilah tiket secara online dan bayar dengan ATM atau mbanking. Pembelian tiket bisa Anda lakukan tanpa meninggalkan bandara.

4. Stand By


Setelah membeli tiket, lihat bagian e-ticket jam berapa akan lepas landas. Tetaplah stand by dengan pengunguman di bandara. Jangan pergi terlalu jauh dari area bandara jika durasi penerbangan tidak lama.
Waktu bisa saja berlalu sangat cepat tanpa terasa. Sejam di bandara bisa saja terasa cepat. Ada banyak fasilitas di bandara yang bisa Anda nikmati mulai dari wifi yang kencang hingga restoran dengan makanannya yang lezat.
Atau, Anda bisa menulis tentang perjalanan tak terlupakan Anda yang ketinggalan pesawat. Jika Anda doyan menulis dan akan pergi traveling, ini akan menjadi bahan tulisan yang menarik. Selain menulis, Anda bisa asyik mendengarkan lagu sambil duduk di tempat nyaman. Di bandara ada banyak hal yang bisa dilakukan sembari menunggu pesawat tiba.

5. Cek in Online

Sambil menunggu pintu keberangkatan dibuka. Sebaiknya gunakan fasilitas cek in online karena ini akan memudahkan Anda. Betapa tidak, jika Anda tak kunjung tiba atau masuk pesawat, nama Anda telah tercatat sehingga akan dipanggil. Selain itu, Anda pun bisa memilih seat yang diinginkan.

Itulah  yang harus Anda lakukan begitu mengetahui jika ketinggalan pesawat. Tenang, itulah hal yang harus dilakukan sebelum akhirnya membeli tiket penerbangan selanjutnya. Keep smile :)

Ada pertanyaan tentang prosedur ketinggalan pesawat? langsung tulis di komen yes


√ 60 ISTILAH PENERBANGAN, Yang Perlu Anda Tau Sebelum Naik Pesawat !

✅ Berbagai Istilah dalam penerbangan pasti sering kita temui saat kita melakukan perjalanan naik pesawat. Dari berbagai istilah penerbangan tersebut memang tidak semua orang memahami arti & maksudnya.
Untuk itu kita sudah menyusun daftar lengkap istilah-istilah penerbangan untuk membantu anda memahaminya. Sehingga ini bisa kita jadikan kamus istilah penerbangan kita semua.

Arti Istilah dalam PENERBANGAN


Berikut Daftar Lengkap Istilah dalam Penerbangan :

(daftar istilah diurutkan berdasarkan abjad untuk memudahkan anda mencari istilah)

Accompanied : Penumpang membeli tiket pesawat untuk anak/bayi, harus ditemani oleh orang dewasa yang membayar tiket penuh sesuai tarif yang berlaku.

Adult : Seseorang / penumpang yang telah berusia di atas 12 tahun.

Airport : Bandar udara / bandara.

Airport Tax : biaya yang dibebankan oleh bandara kepada penumpang pesawat karena menggunakan fasilitas di bandara tersebut. Tarif Airport tax bisa anda lihat disini.

Apron : Tempat parkir pesawat.

Arrival : Bagian kedatangan.

Aviation : Institusi atau suatu lembaga penerbangan.

Baggage / Bagasi : Barang barang bawaan.

Baggage Tag : Label untuk memberi tanda bagasi penumpang yang diberi nomor sesuai dengan nomor yang ditempelkan pada tiket penumpang. Baggage Tag juga untuk memberi tanda barang tertentu seperti fragile / barang pecah belah.

Boarding : Naik ke pesawat.

Boarding Pass : Kartu yang diberikan kepada penumpang sebelum naik pesawat. Penumpang yang telah memegang boarding pass, menandakan proses check-in telah selesai dilakukan, dan siap untuk naik pesawat sesuai dengan kelas, kompartemen, dan nomor tempat duduk.

Boarding Time : Waktu bagi penumpang untuk menaiki pesawat

Booking : Proses pemesanan dan pembelian tiket.

Cabin Attendant : Tim Kabin atau lebih dikenal dengan Pramugari atau Pramugara.

Cabin Crew : Pramugari atau Pramugara.

Carry-on luggage / Hand luggage : Barang bawaan penumpang yang dibawa ke dalam kabin pesawat.

Check In : Pendaftaran calon penumpang yang sudah mempunyai tiket, sebelum keberangkatan.

Check-in luggage : Barang bawaan penumpang yang disimpan di bagasi kargo pesawat. Barang diserahkan saat check-in.

Child : Anak dengan ketentuan usia 2 – 12 tahun.

Climbing : Saat dimana pesawat sedang terbang naik.

Connecting Flight : Pergantian pesawat lain atau menggunakan airline lain untuk melanjutkan perjalanan, biasanya saat transit.

Crash : Kecelakaan. amit-amit jabang bayi

Dangerous Goods :  Barang-barang yang termasuk dalam daftar membahayakan keselamatan penerbangan.

Delay : Keterlambatan keberangkatan atau kedatangan.

Departure : Kota asal Keberangkatan.

Descending: Pesawat sedang terbang turun.

Destination : Tujuan akhir suatu penerbangan.

Direct Flight : Penerbangan antara dua kota yang akan dikunjungi tanpa harus melakukan suatu pemberhentian (transit).

Ditching : Pesawat mendarat darurat di air

Divert : Mendarat di bandara yang bukan tujuan – dialihkan ke bandara lain.

E-ticket : Tiket pesawat elektronik, dikirim dari internet booking engine ke email sebagai bukti pembelian.

Emergency Door : Pintu darurat dalam pesawat yang digunakan untuk melarikan diri jika terjadi keadaan darurat atau kecelakaan.

Fare : Jumlah biaya yang dibebankan kepada penumpang beserta barang bawaannya yang diterbitkan secara umum kepada publik berdasrkan jenis kelas.

Flight Number : Nomor penerbangan.

Force Landing : Pendaratan pesawat dilakukan di luar bandara

Gate : Pintu masuk menuju pesawat.

Go-Show : Penumpang yang belum memesan tiket sebelumnya dan bermaksud untuk pergi menggunakan pesawat dengan datang langsung ke bandara.

Holding Area : area udara yang dugunakan pesawat menunggu antrian mendarat, dengan cara pesawat berputar-putar di udara.

Holding Bay : tempat pesawat di darat menunggu antrian untuk terbang/takeoff

Infant : Bayi/penumpang berusia 0 – 24 bulan.

Issued : Proses meng-OK kan tiket / menkonfirmasi setelah pembayaran masuk untuk tiket yang telah di booking.

Jet Lag : Perasaan penumpang yang lelah dan bingung karena perpindahan waktu yang cepat seusai melakukan penerbangan.

Landing : Pesawat mendarat.

Mayday : Istilah ini biasanya digunakan para pilot dan awak kabin untuk menggambarkan situasi darurat yang tengah mereka alami.

No-Show : Penumpang yang telah melakukan booking, namun tidak menggunakan hak-nya atau tidak muncul saat jadwal penerbangan miliknya.

Over Baggage : Barang bawaan penumpang berlebih. Biasanya penumpang yang mengalami over baggage dikenai biaya sesuai ketentuan maskapai. Lihat disini : Biaya kelebihan bagasi pesawat.

Pax (Passenger) : Penumpang pesawat udara.

RON (Remain Over Night) : Pesawat tinggal untuk bermalam.

Refund : Proses pembatalan tiket untuk dapat pengembalian dana.

Rescedule : Perubahan jadwal penerbangan untuk tiket pesawat yang udah di beli.

Reservasi : Pemesanan tiket baik melalui online maupun offline.

Route / Rute : Jalur penerbangan didalam ruang udara.

Runway : Landasan untuk pesawat mengambil ancang-ancang dalam take off atau juga sebagai tempat landing.

Safety Belt : sabuk pengaman di dalam pesawat.

Take off : Meninggalkan landasan untuk terbang.

Ticketing Time Limit : Batas waktu konfirmasi pemesanan tiket oleh penumpang.

Transit : Pemberhentian antara kota keberangkatan dan tujuan. Bisa satu kota atau lebih.

Two Letter Code : kode nomor penerbangan tiap maskapai. Tiap maskapai memiliki kode sendiri & tiap penerbangan memiliki nomor berbeda. Lihat semua kode penerbangan disini.

Waiting Room : Ruang tunggu untuk penumpang setelah chekin sebelum naik pesawat.

Window Seat : Kursi di dalam pesawat yang dekat dengan jendela.

Itulah berbagai istilah yang digunakan dalam penerbangan. Jika anda ada pertanyaan, atau mau menambahkan istilah dalam penerbangan ini, silahkan langsung tulis komentar di bawah ya!

❌Jangan Lakukan Kesalahan Ini di Bandara, Agar tidak terkena Masalah !


Berita ini berdasarkan kisah nyata yang dialami Bapak Rully Kusnandar. Saat itu beliau akan melakukan penerbangan dari bandara Soekarno hatta Jakarta.

Tadi saat saya check-in, tiba-tiba seorang bapak menghampiri, beliau memperkenalkan diri lalu menunjukan id card bahwa dia adalah ajudan atau protokoler seorang anggota DPR. Dia bermaksud menitipkan sebuah bingkisan punya bossnya yang menurut dia isinya sebuah sarung dan hendak menitipkannya ke bagasi saya. Dengan halus sy menolak, tapi dia maksa, dan sekali lagi secara tegas saya menolaknya, walaupun dia mulai menunjukan arogansinya sebagai seorang ajudan pejabat, saya tidak peduli. Sampai ahirnya sy minta bantuan petugas, saking keselnya...

Ini bukan kejadian pertama, pernah waktu mau ke Qatar seorang ibu mau nitip bagasi karena dia kelebihan bagasi, sampe memelas-melas mau nitip, saya tidak mau dan tidak akan pernah mau. Urusan seperti ini musti super tega, demi keselamatan diri.

Kalau dalam perjalanan, apalagi naik pesawat dan keluar negeri, waspadai hal seperti ini, bukan soal tega atau tidak tega, bukan pula soal tolong menolong, atau kepercayaan, tapi ini urusan serius. Kalau ternyata yg dititipkannya itu berisi barang terlarang atau bahkan narkoba, anda tidak akan bisa ngelak lagi, bagasi tersebut jelas atas nama Anda...

Jadi kalau traveling urusan yg satu ini Anda harus tega dan nggak peduli...

Saya pernah menonton sebuah kisah nyata, dua orang suami istri sudah tua, liburan keluar negeri, saat pulang di bandara mereka didekati seorang wanita yang menitipkan dus berisi sepatu, yg katanya untuk anak2 mereka yg nggak sempat terbawa oleh suaminya. Karena ingin bantu kedua suami istri itu bersedia dan dus tersebut dimasukan kedalam luggage mereka lalu dimasukkan ke bagasi.

Baca Juga : Barang Yang Dilarang Dibawa di Pesawat

Saat menunggu boarding, tiba2 mereka dihampiri 2 orang petugas, dan dibawa keruang pemeriksaa, rupanya saat luggage mereka akan masuk pesawat tercium sesuatu oleh anjing pelacak. Jelas kedua suami istri tsb bingung, waktu luggage mereka di bongkar, ternyata dalam sepatu (solnya) yg dititipkan tadi terdapat narkoba. Si istri langsung histeris, suaminya ditahan dan mereka berdua tidak punya siapa2 di negata tersebut. Suaminya masuk penjara, nggak bisa ngelak karena bagasi itu atas nama dia...

Jadi, ingatlah, apapun kondisinya jangan pernah mau terima titipan orang lain. 
Bantu Share info ini untuk mengingatkan teman & saudara kita yang lain.